Bekal Ramadhan 10: Jihad Dikala Puasa – Ustadz Mizan Qudsiah, Lc, MA

Spread the love



🌍 Web | mqhtv.com
Jihad Dikala Puasa Dua Jihad di Bulan Ramadhan
Al Hafidz Ibnu Rajab rahimahullah berkata, اعلَمْ أنَّ المؤمنَ يجتَمعُ له في شَهر رمضَان جهادَان لنَفْسِه : – جهادٌ بالنَّهار على الصِّيام ، – وجهادٌ باللَّيل على القِيام ، – فمَن جمعَ بينَ هذَيْن الجهادَيْن ، ووَفَّى بحُقُوقهما ، وصَبَر عليهما ، وفَّى أجرَه بغَير حسَابٍ “Ketahuilah, sesungguhnya bagi orang yang beriman terdapat dua jihad melawan dirinya sendiri selama Bulan Ramadhan: – Jihad di siang hari dengan berpuasa – Jihad di malam hari dengan menegakkan shalat malam Barangsiapa yang bisa mengumpulkan kedua jihad tersebut, melaksanakannya dengan benar, senantiasa bersabar dalam menunaikannya, maka layak baginya mendapat balasan yang tidak terbatas” (Lathaaiful Ma’aarif). Yang dimaksud jihad di sini adalah bersungguh-sungguh dalam mewujudkan perkara yang Allah cintai. Inilah makna luas jihad secara umum, sehingga termasuk dalam makna ini seluruh perbuatan amal shalih (lihat Anwaarul Bayaan fii Duruusi Ramadhan). Bersungguh-sungguh Melaksanakan Puasa
Puasa adalah amalan utama di siang hari Bulan Ramadhan. Amalan ini merupakan salah satu kewajiban yang pokok dalam Islam. Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan bagi kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan pada orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa” (Al-Baqarah: 183). Nabi menjelaskan keutamaan puasa, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni”(H.R. Bukhari dan Muslim). Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ صَامَ يَوْمًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ بَعَّدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا “Barangsiapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan pada Allah), maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun” (H.R. Bukhari). Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/30199-jihad-di-bulan-ramadhan.html
.
🖥 Youtube : Klik subscribe http://bit.ly/37Thd5q
🌐 Telegram : @mqhtv – t.me/mqhtv
📱 Instagram : Instagram.com/mqhtelevisi
💻 Facebook : facebook.com/mqhtv


Spread the love

admin

Next Post

Jika Terjadi Perbedaan Awal Puasa dan Hari Raya Antara Negeri Islam

Wed Apr 7 , 2021
Spread the love Spread the love